Ilustrasi dari Helter Skelter Dari sebelum menikah sampai kemudian menikah dan hamil, yang selalu menjadi pikiran adalah apakah saya bisa bertanggung jawab dan dapat menjaga amanah berupa bayi-bayi lucu menggemaskan yang dititipkan Pemilik kehidupan kepada saya dan suami. Sampai akhirnya, qadarullah, saya mendapatkan tiga anak laki-laki. Bayi-bayi yang mel…
Baca SelengkapnyaMalam ini adalah pertemuan kedua saya mengikuti wag belajar menulis, dan sejak sore berharap sekali anak-anak tidur lebih cepat malam ini agar saya bisa lebih fokus dan ikut aktif bertanya tentang materi. Tapi apa daya, sampai jam sembilan tadi dua anak saya baru terlelap, akhirnya seperti dipertemuan pertama saya masih menjadi silent reader saja. Fokus sa…
Baca Selengkapnyagambar dari unsplash Beberapa bulan lalu, saya membaca status salah satu penulis favorit saya, mbak Kalis , tentang bullying dan penerimaan diri. Terus keingetan sama diri sendiri. Jadi kalau mbak Kalis di bully karena gap-tooth alias gigi renggang, ogut di bully karena dua gigi kampak yang selangkah lebih maju dari sodara-sodaranya. Dengan kata lain, …
Baca SelengkapnyaKemarin malam adalah hari pertama saya mengikuti grup belajar menulis via whatsapp, hari pertama yang langsung menyentil kesadaran. Terimakasih sekali kepada Ibu Ditta Widya Utami yang telah menyiapkan materi tentang Mental Seorang Penulis. Karena seperti yang pernah saya sampaikan dalam postingan sebelum ini, bahwa saya selalu kesulitan untuk menjaga kons…
Baca SelengkapnyaSemalam saya bersemangat sekali membuka blog yang sekian lama saya tinggalkan dan membaca ulang tulisan-tulisan lama yang pernah saya posting. Bersyukur pada Allah SWT yang telah memberi saya teman yang baik seperti Bu Aam yang membantu saya memantik semangat untuk kembali menulis dan menjadi jalan bagi saya bertemu dengan orang-orang baik digrup belajar m…
Baca Selengkapnya
Social Plugin