Menjadi Guru Inovatif



Sesi motivasi malam ini akan disampaikan oleh narasumber Bapak Sigit Suryono, S.Pd, M.Pd, beliau adalah guru berprestasi yang telah banyak menyabet penghargaan. Terakhir di 2020 beliau mendapatkan apresiasi sebagai Guru SMP Inovatif  dari GTK Dikdas, lebih jauh mengenai profilnya bisa kita intip di blog beliau Rumah Belajar.  

Di temani Mr. Bams yang menjadi moderator kulwap malam ini, Pak Sigit memulai kulwap dengan menyapa seluruh peserta dan  mengirim video profil beliau dari channel GTK Dikdas Kemdikbud RI di sini.

Pak Sigit mengirim gambar Doraemon ke wag, sepengakuan beliau Doraemon merupakan salah satu film yang beliau sukai sampai saat ini. Karena film tersebut menanamkan dalam benak beliau sejak kecil bahwa setiap permasalahan akan memunculkan alat-alat yang bisa digunakan untuk memecahkan suatu masalah. Setiap permasalahan akan menjadi triger, menjadi pemicu untuk bisa memecahkannya. Salah satunya adalah dengan melakukan inovasi.

Menurut Pak Sigit, setiap orang mampu melakukan inovasi sesuai dengan masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari. Dan untuk melalukan sebuah inovasi maka ilmu dasar yang bisa kita gunakanan adalah ilmu yang kita peroleh dari saat kecil sampai dewasa. Artinya setiap permasalahan memungkinkan kita untuk belajar menghadapinya. Semakin kita menguasai ilmunya, semakain cepat dan mudah kita mengatasi masalah tersebut. Sebaliknya jika kita tidak menguasai ilmunya terkait tentunya masalah tersebut akan lama sekali penyelesaiannya. Oleh sebab itu ilmu itu sangat penting untuk kita dapat melalukan inovasi. Karena kunci menjadi seorang inovator adalah, "belajar, belajar, belajar".

Belajar, 
1. Belajar dari ayah bunda yang menanamkan pendidikan sejak kita kecil, pengalamam adalah hal berharga yang akan diwariskan oleh kedua orang tua kita

2. Belajar dari teman, masyarakat, dan lingkungan. Untuk kita bisa berbagai dan berkolaborasi dengan saling menghargai semua karya cipta. Sehingga memunculkan ilmu dan problem solving pada diri kita.

3. Belajar dari guru, dosen, sahabat di sekolah. Mereka tempat kita menggali ilmu, tempat berdebat dan berdiskusi dengan berbagai permasalahan, tempat mencurahkan isi hati, dan ilmu dalam menghadapi persoalan di ruang kelas, maupun di ruang sosial kemasyarakatan.

4. Dunia dan lingkungan kerja, akan memunculkan inovasi-inovasi baru karena permasalahan yang ada. Saat kita berkerja dituntut untuk menyelesaikan berbagai masalah pekerjaan kita, sebagai guru inovasi yang bisa kita munculkan ada di sekitar kita. Ada siswa, ada rekan guru, ada kepala sekolah, ada pengawas, ada dinas pendidikan, ada peraturan pemerintah, ada lomba, ada peningkatan kompetensi kepribadian, ada peningkatan kompetensi sosial, ada kompetensi pedagogik, ada kompetensi profesional yang itu semua adalah ladang inovasi bagi kita.

Pak Sigit menambahkan, bahwa masalah-masalah di dunia kerja yang kita temui, merupakan wahana berinovasi bagi kita untuk dapat mengatasinya atau untuk meringankan beban kerja. Bisa juga untuk memunculkan ide baru agar pekerjaan kita menjadi lebih ringan, lebih bermanfaat, dan juga bisa dirasakan hasilnya oleh semua orang. Jika perasaan itu ada pada diri kita, maka kita adalah "guru inovator"

Berkolaborasi
"Kolaborasi", merupakan hal penting sekali untuk mempercepat proses inovasi. Dengan kolaborasi sebuah karya akan lebih cepat diselesaikan daripada diselesaikan sendiri. Dengan kolaborasi kita dapat saling mengingatkan, saling membantu dikala ada masalah, saling berbagi ide pemecahan masalah, saling menguatkan di kala susah, dan tentu saling menginspirasi untuk berinovasi.

Berbagi
Dengan bisa berbagi ilmu pengetahuan, hasil inovasi yang sudah kita lakukan akan bisa lebih bermanfaat bagi orang lain. Dengan demikkan, akan memunculkan produk-produk baru karena kita akan mendapat masukan dari orang lain yang bisa memperbaiki kualitas dari hasil inovasi yang telah kita lakukan. Selain itu juga akan memunculk kritik untuk perbaikan pada inovasi berikutnya.

Menginspirasi

Menginspirasi adalah satu kata multi makna. Jika tataran kita sudah bisa menjadi "menginspirasi" itu artinya adalah kita mendapatkan surga di dunia.


Dengan bergabung di WAG Belajar Menulis PGRI, kita semua sudah berkolaborasi. Ketika hasil belajar dituangkan ke dalam blog, kita telah berbagai tulisan. Hal tersebut lumrah dilakukan oleh inovator-inovator di jaman ini. Tulisan kita akan menjadi jejak digital yang bisa dibaca, dipelajari dan diamalkan oleh semua orang yang mengakses blog kita.

Tebarkan manfaat dari hasil belajar dengan orang-orang hebat yang mengisi kulwap kegiatan ini untuk lingkungan kerja kita dan juga siswa kita. Sekarang saatnya kita semua yang menjadi penerang, pembawa ilmu bagi diri sendiri, keluarga, siswa, teman sejawat dilingkungan masing-masing.

Karena sesungguhnya semua orang adalah inovator. Danuntuk bisa diakui oleh orang lain maka bagilah inovasi kita pada orang lain. dari yang sederhana, sampai yang  komplek, dari hanya bermanfaat bagi diri sendiri sampai bisa dimanfaatkan oleh orang lain.

Barang siapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barang siapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia celaka.” Dan “Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain”.

Kalimat "Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemari maka dia orang yang beruntung" menunjukkan sebuah “Inovasi”. Dan kalimat tersebut semakin dipertajam dengan "Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain", hal inilah yang dinamakan "inspirasi".

Sebagai penutup Pak Sigit menambahkan, bahwa sosok yang inovatif dan inspirasitif akan senantiasa berpikir agar dapat bermanfaat bagi orang lain. Setiap inovasi yang dilakukan itu harus bermanfaat dan bisa berguna bagi orang lain. Sebagai guru yang menginspirasi, maka inovasi apapun yang kita lakukan harus memiliki keterbaruan. Yang akan memunculkan obsesi (mimpi besar), yang bisa kita ujudkan dimasa yang akan datang.


Posting Komentar

4 Komentar

  1. Terima kasih sdh membut resumenya dgn baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. waah, makasih Om Jay sudah berkunjung kesini dan membacanya

      Hapus
  2. Mantap Bu Pipit..
    Selalu Keren, makanya Om Jay berkunjung ke blog Bu Pipit :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bu Liezna, bisa aja. hahaha...
      Pokoknya gelombang 17 semuanya Ok :)

      Hapus