“Hei...” “Hei...” “Pagi!” “ :) “ “selalu begitu” “kenapa?” “tidak” “aneh?” “lumayan” “maksudnya?” “tidak apa-apa” “bodoh” “siapa?” “kamu” “kamu?” “aku” “bodoh”
Baca SelengkapnyaHatiku telah lama sunyi Lama sekali kuredam segala keriuhan didalamnya Aku tidak tahan akan riuh yang berakhir sesak hingga membuatku lama tersesat dalam labirin pekat Menyisakan aku yang sekarat serupa leher kena jerat lalu disayat pisau lipat. Perih! Hingga waktu mengantarkan pada sebuah pertemuan yang tak pernah sedikitpun terbersit d…
Baca SelengkapnyaIni kali bilangan genap keseribu Nanar rengkah tanah menatap langit Seperti hari kemarin Hari sebelum kemarin Sebelum dan sebelumnya Tak pernah barang sekedipan mata Langit izinkan awan bertandang Sekedar menambah polesan pada langit biru terang Ini kali bilangan genap keseribu dan aku yang terpaku menunggu Seperti bumi yang merin…
Baca SelengkapnyaMengapa terasa begitu dekat Sangat dekat... Mungkin kita memang pernah bersahabat di suatu tempat yang hanya kita ingat tapi, Mengapa terasa ada sekat walau tidak pekat? Barangkali ini bukan saat yang tepat Bagi kita untuk jauh lebih dekat Nanti disuatu saat Biarkan takdir yang akan menjerat Bukan dalam cinta sesaat
Baca SelengkapnyaFiharsi... Kenapa jika kau yang mengucapkannya serasa pecah sumsum dalam belulang bukan berlebihan, sama sekali tidak! Hanya, cuma... Mungkinkah ini isyarat tentang kita yang tersesat dalam rasa yang begitu pekat sedang kita masih terjebak dalam waktu yang begitu lambat oh, apa boleh buat There are a lot of people who call by your name, …
Baca Selengkapnya
Social Plugin