Untuk: Bunga Karinda Kamiliya Dinanti Tak ada yang seistimewa hari ketika semua peluh bunda bercucuran Lalu tangismu mengganti semua rasa sakit menjadi hal tak terlukiskan Hari itu sempurna bunda menjadi perempuan Saat kau mengecup hidup pertama kali di puting bunda Nak, Ijinkan bunda berdendang Bersama malaikat menabuh gendang Aga…
Baca SelengkapnyaSenja begitu pasi Seperti wajah mayat menahan nyeri Ada luka menyungai Perih yang tak dapat dilerai Menyisakan derai
Baca SelengkapnyaAku jelmakan keistimewaanmu dalam angka 0. Itu semua karena deretan angka yang digenapi 0 setelahnya tak akan pernah menjadi ganjil. Sandingkan ia dengan angka manapun, maka kan kau dapatkan ia tetap menggenapinya. Begitu pun juga dengan kamu, kamulah yang menggenapi, kamulah yang mengutuhkanku Sempurna - Teguh Puja Kau tahu? Ucapmu itu l…
Baca SelengkapnyaAku suka hujan Mencintainya seperti mencintai kekasih Bagiku hujan adalah kehidupan itu sendiri Aku juga suka danau Memujanya seperti memuja kekasih Bagiku danau adalah puncak hening di kesunyian Aku mau nanti anak kita kembar sepasang Lelaki dan perempuan Seperti anak-anak Adam dan Hawa Rinai dan Ranu namanya Kehidupan di ke…
Baca SelengkapnyaAda yang memanah langit Serupa seribu prajurit Purnama dirampas saat nyanyian anak-anak kampung begitu terasa getas Kebencian dan kematian Sisa dongeng yang diwariskan Kita menanam luka-luka Menuai duka-duka Adakah airmata pantas dikenang?
Baca Selengkapnya
Social Plugin